kopi lampung

Daerah Penghasil Kopi Terbesar di Indonesia, Ternyata bukan Lampung.

Seperti yang kita ketahui bersama, Kopi merupakan salah satu komoditas hasil perkebunan yang punya peran penting di kegiatan ekonomi Indonesia. Daerah Penghasil Kopi Indonesia terbentang dari ujung barat Sumatera hingga ujung Timur di Papua.

Berdasarkan Data BPS, total produksi kopi yang dihasilkan Indonesia di 2020 mencapai 773.409 ton. Dan kebanyakan daerah penghasil kopi Indonesia masih dihasilkan dari perkebunan rakyat.

Komposisi kopi robusta kurang lebih 83% dari total produksi kopi Indonesia dan sisanya 17% berupa kopi arabika.  Perbandingan produksi kopi robusta dengan arabika tersebut diharapkan prosentasenya dapat ditingkatkan, yaitu untuk kopi arabika menjadi 30% dan robusta 70%.

Beberapa diantara nama hasil produksi kopi Indonesia yang sudah dikenal di luar negeri secara komersial adalah Kopi arabika  spesialti yaitu Gayo Coffee, Lintong Coffee, Mandheling Coffee, Java Coffee, Luwak Coffee, Bali Kintamani Coffee, Toraja Coffee & Flores/Bajawa Coffee yang telah menjadi andalan dan Icon  Kopi Indonesia yang sangat terkenal di luar negeri, karena mempunyai karakteristik dan citarasa yang khas (spesialti).

KOPI SPESIALTI DUNIA

A.    Arabika   ( High level Kopi Spesialti Dunia )  :

1. AcehGayo Kopi  : 30.000 – 40.000 ton

2. Sumatera UtaraMandheling Coffee : 10.000 – 15.000 ton

3. Sumatera UtaraLinthong Coffee : 5.000 – 10.000 ton

4. BengkuluMangkuraja Coffee : 1.000 – 1.500  ton

5. Jawa BaratJava Preanger : 500 – 1.500 ton

6. Jawa TimurJava Coffee : 3.000 – 5.000 ton

7. Sulawesi SelatanToraja Coffee : 5.000 – 10.000 ton

8. Sulawesi SelatanToarco Toraja Estate Coffee : 500 – 1.000 ton

9. Sulawesi SelatanKalosi Coffee : 5.000 – 10.000 ton

10 BaliBali  Kintamani Coffee : 2.000 – 3.000 ton

11. BaliGod Mountain Coffee : 500 – 1.000 ton

12. Nusa Tenggara TimurFlores Bajawa Coffee : 2.000 – 3.000 ton

13. PapuaBaliem Valley Coffee : 500 – 1.000 ton

14. Sumatera, Jawa, Bali Kopi Luwak : 20 –  30   ton

 ——————————————————————————————————————————-

B.    Robusta Specialti (On Progress / Promotion )  :

1. Jawa TimurJava Robusta WIB : 10.000 – 15.000  ton

2. BaliBali Robusta WIB : 500  –   1.500  ton

3. LampungLinthong Coffee : 100.000 – 150.000 ton

4. Nusa Tenggara TimurFlores Robusta AP : 10.000 – 20.000  ton

INDIKASI GEOGRAFIS ( IG ) TERDAFTAR KOPI INDONESIA

Terdapat 31 IG Terdaftar untuk Kopi Indonesia:

KOPI ARABIKA (17 IG) :

Kopi Arabika Kintamani Bali (2008), Kopi Arabika Gayo (2010), Kopi Arabika Flores Bajawa (2012), Kopi Arabika Kalosi Enrekang (2013), Kopi Arabika Toraja (2013), Kopi Arabika Ijen Raung (2013), Kopi Arabika Java Preanger (2013), Kopi Arabika Java Sindoro-Sumbing (2014), Kopi Arabika Sumatera Simalungun (2015), Kopi Arabika Sumatera Mandailing (2016), Kopi Arabika Sumatera Koerintji (2017), Kopi Arabika Sumatera Lintong (2017), Kopi Arabika Flores Manggarai (2018), Kopi Arabika Pulo Samosir (2018), Kopi Arabika Sipirok (2018), Kopi Arabika Baliem Wamena (2018), Kopi Arabika Tanah Karo (2018)

KOPI ROBUSTA (12 IG) :

Kopi Robusta Lampung (2014), Kopi Robusta Semendo (2015), Kopi Robusta Temanggung (2016), Kopi Robusta Pupuan Bali (2017), Kopi Robusta Pinogu (2017), Kopi Robusta Tambora (2017), Kopi Robusta Empat Lawang (2017), Kopi Robusta Kepahiang (2018), Kopi Robusta Pasuruan (2018), Kopi Robusta Sidikalang (2018), Kopi Robusta Java Bogor (2019), Kopi Robusta Rejang Lebong Bengkulu (2019)

KOPI LIBERICA (2 IG) : Kopi Liberika Tungkal Jambi (2015) & Kopi Liberica Rangsang Meranti (2016)

Baca Juga : Mari Pahami Varian Kopi Arabika, Robusta dan Liberika

Dari sekian banyak varian yang dihasilkan di Indonesia, Provinsi Sumatera Selatan menjadi produsen terbesar kopi di Indonesia. Tercatat sebanyak 199.324 ton Kopi dihasilkan oleh Sumatera Selatan. Jumlah ini meningkat sebesar 5% dari tahun sebelumnya. Sementara itu untuk produksi secara nasional, Indonesia berhasil meningkatkan jumlah produksi kopi sebesar 5,31% atau sejumlah 773.409 ton. Hasil ini dinilai cukup memuaskan jika berkaca pada kondisi produksi hasil pertanian di masa pandemi seperti saat ini.

Sumber : https://gaeki.or.id/areal-dan-produksi/

BPS : Coffee Production by Province in Indonesia, 2016-2020

Leave a Comment